Istighotsah; Ketuk Langit dengan Sopan Surabaya

Surabaya – Istighotsah akbar yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di GOR Sidoarjo, merupakan ketukan langit secara sopan alias mengetuk dan melantunkan doa kepada Tuhan. H. Syamsul Arifin, M.Si, mengungkapkan Istighatsah bisa menata spritual dan mental masyarakat, khususnya di republik ini.
“Yang pasti adalah kita minta keselamatan kepada Tuhan dengan cara yang sempurna,” ujar Saymsul, Minggu (9/4/17) saat diwawancarai usai mengikuti acara di GOR sidoarjo. Adik dari Imam NahrAwi, Menpora juga mengungkapkan selamat atas terselenggaranya istighosah Akbar tersebut. “
Atas nama DPC PKB Kota Surabaya mengucapkan Selamat dan Sukses atas terselenggaranya Istighosah Akabar yang diadakan oleh PWNU Jawa Timur,” kata Syamsul yang juga ketua DPC PKB Kota Surabaya¬†tersebut.
Istighosah ini, kata dia, dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama dengan menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara. “khsusnya masyarakat nahdliyyin, karena dalam kondisi bangsa yang seperti saat ini pendekatan spiritual seperti istighosah ini adalah sesuatu yang menentukan bagi pola pikir masyarakat.¬†Serta menyiapkan diri untuk menjadi bagian dari bangsa yang beradab, bangsa yang maju, dan bangsa yang religius,” tambahnya.
Selain itu, tambah Syamsul, Istighatsah merupakan budaya masyarakat ahlussunnah wal jamaah yang terus dikembangkan dan terus menjadi rutinitas di seluruh plosok republik ini.
“Karena bangsa ini tidak cukup mengandalkan kemampuan otak dan logika saja, akan tetapi juga membutuhkan pendekatan khusus kepada yang telah menciptakan kita dengan gerakan istighosah kubro yang menyeruhkan seluruh warga nahdliyyin ke seluruh plosok di republik ini,” pungkas Syamsul. #Cece

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.