Syamsul : UIN Harus Lebih Peka dan Kompetitif

Muktamar ke 1 Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri (IKAUINSA) Sunan Ampel Surabaya beberapa hari lagi akan digelar di GreenSA Juanda Jawa Timur memunculkan banyak opini dan wacana agar perhelatan Muktamar bukan hanya sekedar menjadi ajang perebutan kursi ketua umum, akan tetapi harus menjadi ajang konsolidasi nasional yang memunculkan gagasan brilian dari alumni UIN Sunan Ampel.

Universitas yang dulu Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya ini telah melahirkan banyak tokoh hampir disemua bidang yang telah nyata memberikan konstribusi besar bagi keberlangsungan bangsa ini.

“Selayaknya momentum Muktamar ini kita jadikan ajang konsolidasi nasional dari berbagai aspek”, ujar Syamsul Arifin.

Koordinator Wilayah Pahlawan IKAUINSA ini menambahkan bahwa UIN Sunan Ampel harus bisa mencetak lebih banyak lagi lulusan yang kompetitif dari berbagai disiplin ilmu, kritis dan peka dalam menyikapi segala persoalan bangsa serta terlibat aktif mengawal keberlangsungan bangsa ini.

Muktamar kali ini diharapkan bisa mendorong civitas akademika UIN Sunan Ampel agar UIN menjadi kampus yang mempunyai ciri khas disiplin ilmu unggulan yang kapasitasnya diakui kancah nasional maupun international”, ungkap Syamsul yang juga ketua PKB Kota [visibility visible_on=”desktop”][/visibility]Surabaya ini.

Selain H. Imam Nahrawi Menpora RI, ketua umum IKAUINSA saat ini, sudah ada beberapa kandidat ketua umum IKAUINSA yang sudah muncul seperti KH. Mujahid Ansori Anggota DPRD Prop Jatim empat periode, H. Ismail Nahwu Ketua ICMI Jatim dan Hj. Kartika Hidayati Wakil Bupati Lamongan, namun Syamsul sebagai peserta yang mempunyai hak suara belum menentukan sikap dan melihat situasi di arena muktamar nanti.–MS–

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.