Soal Isu Tarik Uang Massal, Kapolri: Itu Hoax

Beberapa hari terakhir media sosial sedang diramaikan dengan issu akan adanya aksi tarik uang massal di Bank (rush money) dalam jumlah besar pada 25 November mendatang. Aksi ini  dikabarkan merupakan tindak lanjut dari aksi 4 November 2016.

Target rush money yakni menguras cadangan uang di bank sebesar Rp 100 triliun. Untuk mencapai target tersebut, para pengusaha muslim diminta menarik uangnya di bank dalam jumlah besar. Sedangkan masyarakat menengah ke bawah dianjurkan menarik uangnya di bank Rp 2 juta per orang.

Aksi tarik uang di bank secara besar-besaran ini diyakini akan menimbulkan dampak buruk bagi stabilitas ekonomi, sosial, dan politik di Indonesia.

Menanggapi issu yang sedang berkembang ini, Kapolri RI Jenderal Tito Karnavian menegasakan jika semua itu hanya hoax yang tidak mempunyai dasar yang jelas. Jika pun terjadi insiden hanya akan berlaku hanya pada kelompok-kelompok kecil saja.

“Ada beredar di media sosial tentang adanya berita bahwa masyarakat agar rush mengambil uang di Bank Bank karena nanti ada kasus kerusuhan dan lain-lain, itu sudah beredar di masyarakat. Saya nyatakan itu adalah hoax,” Tegas Tito (16/11). [am]

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.